Program Pembinaan berbasis Pesantren di Lapas Suliki, Warga Binaan Istiqomah.

Read Time:1 Minute, 0 Second

Lima Puluh Kota – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki terus optimalkan program pembinaan kepribadian yang dikemas dalam kegiatan Lapas Berbasis Pesantren, diajarkan langsung oleh para Ustadz yang mumpuni dibidangnya.

Kegiatan Pesantren di Lapas Suliki berlangsung selama 5kali dalam sepekan, Terlihat para WBP lapas suliki yang sapaan akrabnya disebut Santri ini sangat antusias mengikuti pelajaran tahfiz dari Ustadz Husnaini dan Ustadz Amar Makruf. Bertempat di Mushola Al-Inabah, pada Selasa (30/1/24)

Penerapan pembinaan lapas berbasis pesantren di lapas suliki telah berlangsung selama satu tahun ini dan kegiatan ini sangat didukung oleh jajaran Pemerintah daerah kabupaten lima puluh kota khususnya Bupati Kabupaten lima puluh kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo dan jajaran Kemenag kabupaten lima puluh kota. Dukungan positif juga hadir dari Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki, Kamesworo terus memberi semangat kepada para Warga binaan lapas suliki, dengan diterapkan nya menghalalkan Al-Qur’an yaitu metode “One Day, One Juz”

Kami terus memberikan ruang bagi warga binaan dalam proses perubahan kearah yang lebih baik khususnya pembinaan di bidang spritual seperti program Pesantren di lapas suliki” ucap kalapas

Kames berharap dengan terus dioptimalkan kegiatan pembinaan di lapas suliki dapat meraih Predikat Wilayah bebas Korupsi (WBK) Di tahun 2024.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Lapas Suliki Gelar Razia dan test Urine WBP, Pertahankan Zero Halinar.
Next post Apresiasi Wakil Gubernur kepada Lapas Suliki, Hadirkan Buku Pena Di balik jeruji