Lapas Berbasis Pesantren berikan ruang bagi WBP menambah Ilmu Agama

Read Time:48 Second

Lima Puluh Kota – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki Berikan pembinaan kepribadian dengan Inovasi Program Lapas berbasis Pesantren yang didukung oleh 10 pengajar Ustadz dan ustadzah tergabung dalam tim Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten lima puluh kota, Pesantren An-Nahl, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Suliki, Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota.

Belajar mengaji dan memperbaiki tajwid bacaanya dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok Iqro dan kelompok Al-Qur’an, Lantunan Ayat suci Al-Qur’an menjadi suara merdu dalam proses belajar mengajar di Mushola Al-Inabah Lapas Suliki.

Salah satu warga binaan bernama ferdinan mengaku senang program lapas pesantren di lapas suliki membawa pengaruh positif kepada dirinya.

 

“Semangat belajar memperbaiki diri bersama teman-teman disini bisa menambah Ilmu agama dan belajar lebih baik lagi dari sebelumnya” ucap ferdinan

 

Kepala lapas kelas III Suliki, Kamesworo mengucapkan terima kasih karena sinergitas ini membangun program yang sesuai harapan yaitu menjadikan warga binaan lebih baik lagi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Lapas Suliki turut Serta Dalam program Forum Komunikasi Kecamatan Sehat
Next post Peringati Hari Pahlawan ke-78 Tahun, Lapas Suliki Gelar Lomba Puisi Antar Warga Binaan