Program Kampus Mengajar 2021 : Diperuntukan Hanya Untuk Mahasiswa

  • Whatsapp
Program Kampus Mengajar 2021 : Diperuntukan Hanya Untuk Mahasiswa
Program Kampus Mengajar 2021 : Diperuntukan Hanya Untuk Mahasiswa

liputankita.com – Program kampus merdeka atau program kampus mengajar tahun 2021 yang di luncurkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) diperuntukan hanya untuk mahasiswa.

Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan para mahasiswa dan mahasiswi seluruh indonesia untuk berkreasi, belajar dan mengembangkan diri mereka di luar lingkup kampus mereka masing-masing.

Program Kampus Mengajar tahun 2021 ini akan menjadi tahun pertama dan para mahasiswa dan mahasiswi yang terpilih ini akan menjadi angkatan pertama dalam program Kampus Merdeka atau program Kampus Mengajar yang di luncurkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) ini.

Program Kampus Mengajar 2021 : Diperuntukan Hanya Untuk Mahasiswa
Program Kampus Mengajar 2021 : Diperuntukan Hanya Untuk Mahasiswa

Program Kampus Merdeka atau Program Kampus Mengajar ini dikhususkan untuk daerah 3T, yaitu daerah ( tetinggal, terluar, terdepan ) dan daerah-daerah pelosok di seluruh indonesaia yang masih membutuhkan bantuan para pengajar dan mahasiswa.

Baca juga : Viral Ketua LSM minta maaf : Paksa Masuk Bank BRI Tanpa Menggunakan Masker

Program Kampus Mengajar ini pun diluncurkan untuk membantu para anak-anak SD yang mengalami kesulitan belajar. Dengan diharuskannya belajar di rumah karena pandemi covid 19, para murid yang berada di daerah 3T ini tentunya akan sangat kesulitan dalam hal pembelajaran.

Mengingat lagi tingkat pendidikan kita yang masih rendah dan tidak merata, program yang di luncurkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) ini akan sangat membantu para murid Sekolah Dasar yang berada di daerah 3T ini.

Maka dari itu pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) meluncurkan program Kampus Mengajar ini dan Mengajak para mahasiswa di seluruh indonesia untuk bergabung dan berpartisipasi dalam program ini.

Baca juga : Kuota Gratis 75 Gb Dari Pemerintah, Benar atau Hoax

“Pendaftarnya, dikhususkan bagi mahasiswa semester 5 ( Lima ) ke atas dan dari semua program studi, minimal IPK 3,00 kemudian aktif di organisasi dan dengan izin atau rekomendasi dari masing-masing kampus,” ujar Direktur Jendral Pendidikan Tinggi ( Drtjen Dikti ) Bapak Nizam.

Dirjen Dikti pun mengatakan bahwa bagi mahasiswa yang mengikuti program ini akan mendapatkan pengakuan setara 12 SKS, dengan aktivitas mengajar selama 6 ( enam ) jam, mulai dari hari senin sampai dengan jumat.

“Kegiatannya ya membantu mengajar membaca, berhitung, dan disesuaikan dengan kemampuan siswa,” ujar Nizam selaku Dirjen Dikti itu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *