Wanita sebagai Kodrat (Dalam Pandangan Islam)

Waduh harus banyak-banyak Istighfar, jaman sekarang banyak sekali wanita yang lupa akan kodrat nya sebagai wanita. Tadi sore ada temen lama, yang dateng ke kantor terus ngamuk-ngamuk gak jelas, mengungkit ungkit masa lalu, yang gak jelas mau nya apa.

Setelah mencoba untuk mengerti ada apakah sebenernya dibalik semua ini, Ternyata temen lama saya tersebut sedang kena Stress berat, tapi mungkin iman nya sedang lemah sehingga mencari pelampiasan dengan marah-marah ke banyak orang yang tak berdosa. Dan setelah ditelusuri lebih dalam ternyata masalahnya ada pada rumah tangga nya. His wife have affair. What da hell..
Gw dah kebawa emosi, dengan tingkah laku nya dia ketika ngamuk-ngamuk gak jelas. Maklum lah gw juga manusia dan harus dimaklumi kalo dia ada masalah dengan keluarga nya yang gw jg gak pernah mau tau sedikit pun. Gak ada untung nya gw ngurusin rumah tangga orang.

Ya beginilah sifat temen lama gw yang selalu memendam perasaan kalo ada yang sesuatu yang bikin gak enak di hati. Gak jelas deh mau nya apa.
Mungkin Allah mengizinkan saya tau sehingga mengetahui masalah rumah Tangga mereka. Kali ini gw gak mau bahas rumah tangga orang lain yang gak penting dan gw gak akan pernah mau bantuin urusan rumah tangga orang lain. Even itu rumah tangga sodara gw sendrii. It’s not my business anyway.
Yang kali ini pingin gw bahas, tentang kodrat seorang wanita. Sebenernya ya harus yakin aturan yang jelas tentang hubungan suami istri , hubungan Pria dan wanita sudah sangat jelas dan sangat terbaik di atur di Alquran berdasarkan Islam. Ya kita sebagai manusia, mahluk Allah, Hamba Tuhan harus nurut kepada Aturan Tuhan. Gak punya pikiran aja ngikutin aturan manusia. Udah jelas yang menciptakan kita adalah Tuhan, jadi koq bego banget ngikutin aturan Manusia yang serba Salah malahan Aturan Tuhan di nomor dua kan. Gak tau itu Otak disimpen dimana.

Emansipasi-emansipasi hari gini bullshit. Kalo masih mau ngomong emansipasi wanita berdasarkan Islam kayak nya udah bertentangan jauh. Coba buka manual book kehidupan anda , klo anda islam liat lah Alquran dan hadist, pelajari dengan baik bagaimana islam mengajarkan emansipasi wanita. Pelajari kodrat dan fitrah nya anda sebagai wanita!!.

Ada lagi cerita dilemma ketika mau nikah, lu tuh hidup ntah apa yang di jadikan pedoman, ketika menikah kalo masih dilema ngapain nikah, bego banget. Jaman sekarang banyak sekali Manusia yang percaya islam tapi hidup nya gak berpedoman berdasarkan Islam.
Aturan Tuhan koq di permainkan ? Mending pindah agama aja lu pada kalo gak percaya sama Aturan Allah SWT. Banyak sekali sekarang perceraian akhir-akhir ini karena masalah nya klasik banget. MATERI.. pasti gak jauh dari MATERI, cuman mungkin banyak di manipulasi sehingga keliatan nya penyebabnya adalah masalah lain. Ujung-ujung nya kurang nya Iman pasangan tersebut.
Memang hidup ini harus ada materi, tapi harus selalu di inget yang memberi dan mengatur rezeki adalah ALLAH SWT. Dan Inget juga harta,jabatan,wanita dan seluruh yang ada di dunia ini adalah Cobaan. Jadi pertanyaan buat anda, aturan mana yang akan anda pakai ?

Kadang pingin nulis isi nya :

Wanita itu harus tau, kalo Allah itu meninggikan Laki-laki satu derajat lebih tinggi dibandingkan Wanita.
QS An-Nisa : 34
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

[289]. Maksudnya: Tidak berlaku curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya.

[290]. Maksudnya: Allah telah mewajibkan kepada suami untuk mempergauli isterinya dengan baik.

[291]. Nusyuz: yaitu meninggalkan kewajiban bersuami isteri. Nusyuz dari pihak isteri seperti meninggalkan rumah tanpa izin suaminya.

[292]. Maksudnya: untuk memberi peljaran kepada isteri yang dikhawatirkan pembangkangannya haruslah mula-mula diberi nasehat, bila nasehat tidak bermanfaat barulah dipisahkan dari tempat tidur mereka, bila tidak bermanfaat juga barulah dibolehkan memukul mereka dengan pukulan yang tidak meninggalkan bekas. Bila cara pertama telah ada manfaatnya janganlah dijalankan cara yang lain dan seterusnya.

Jadi harus menerima kalau Allah menjadikan Laki-laki itu pemimpin bagi wanita. Jadi mengapa wanita yang mengaku islam jaman sekarang masih aja gak sadar ?

Tugas mencari Nafkah adalah Laki-laki, jadi kenapa hari ini masih banyak wanita yang ikut-ikutan mencari nafkah dengan kedok emansipasi. Pertama emansipasi lama-lama berusaha menyaingi Laki-laki(suami). Hawa diciptakan Allah untuk menemani Adam, bukan untuk menyaingi Adam.

Entah dimana otak anda wahai para laki-laki yang hidup nya bermalas-malasan malas mencari nafkah, dan membebankan mencari nafkah kepada wanita. Dimana perjuangan anda sebagai seorang laki-laki ?

Entah bagaimana jalan pikiran anda wahai para laki-laki yang membiarkan istri(wanita) nya bekerja mencari nafkah di luar rumah sedangkan anda bermalas-malasan , kemudian suatu hari anda menyesal dan sedih ketika Istri anda menuntut cerai karena anda tidak sanggup menafkahi mereka ? Anda pasti dimintai pertanggungan jawab oleh Allah SWT suatu hari nanti tentang kemalasan anda?

Diamana perasaan anda wahai para wanita tidak menerima rezeki yang Allah berikan kepada Anda ? Anda wahai wanita kadang sering tidak mensyukuri rezeki yang Allah berikan kepada Anda. Anda kurang menghargai perjuangan suami anda mencari karunia Tuhan. Anda terlalu kufur nikmat. Anda lupa yang mengatur rezeki adalah Allah SWT. Anda lupa bahwa suami anda telah berjuang mencari nafkah tapi apa yang suami anda terima balasannya dari anda ? Dimana letak hormat anda wahai para wanita kepada suami anda ? Semakin anda tidak mensyukuri apa yang dikaruniai Allah SWT kepada suami anda, maka yakinlah Allah akan lebih mensempitkan rezeki anda. Ingatlah Barangsiapa yang mensyukuri nikmat ku maka pasti akan aku Tambah. Introspeksi diri , apakah anda termasuk orang-orang yang bersyukur jika masih saja menggerutu mengenai sedikitnya penghasilan suami anda ?
Bersyukurkah anda ?

Banyak dari kita yang terlalu silau dengan gemerlap dunia. Anda pikir hidup ini hanyalah materi. Ingatlah Hidup ini hanyalah permainan dan senda gurau belaka. Anda terlalu serius memainkan permainan ini saudaraku.

Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]

dimana letak anda memelihara diri jikalau anda harus keluar rumah untuk mencari nafkah. anda pasti tidak akan pernah bersama anda jika anda harus bekerja tidak bersama suami. Tentunya Allah tidak memelihara anda jika anda melanggar aturan Allah.
Ingatlah “Aku bagaimana yang hamba ku fikirkan”

Coba deh kita semua masing-masing introspeksi diri, baik anda laki-laki maupun wanita. Pelajari aturan tuhan mengenai Hak dan kewajiban anda sebagai seorang Laki-laki. Hak dan kewajiban anda sebagai seorang wanita. Berdasarkan Islam tentu nya.

Wah masih banyak kayak nya yang pingin gw tulis, tapi mata gw dah ngantuk, capee deech.
tadi darah tinggi nya naik soal nya :

Saat sekarang terserah kepada anda pedoman mana yang akan anda pakai dalam menjalani hidup. Kita hanya bisa menyampaikan keputusan ada ditangan anda. Wallahualam.

Wanita di Al-quran pasti bisa dijadikan pedoman buat kita semua. 4:34,33:59,24:26,4:25,2:221,24:31,4:127,2:235,2:228,24:32,3:14,60:10,4:3,4:19,4:22,4:24,24:30,53:45,33:50,27:55,4:32,7:81.

Mudah2an bermanfaat.
Wallahualam…

http://malanginside.blogspot.com/2008/08/wanita-sebagai-kodrat.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>