Pasang Footstep Underbone Di Honda CBR 150, Merebah Lebih Mantap!

Beragam cara bisa dilakukan untuk meng-upgrade tampilan motor bergaya racing. Salah satunya, di Honda CBR 150, lewat pengaplikasian footstep atau pijakan kaki produk aftermarket. “Maklum CBR 150 sudah bernunasa sporti dan ber-fairing kayak moge. Kurang sip kalo footstep-nya masih std (standard). Kalo diganti tipe underbone, pasti merebah dan lebih cihuy,” yakin Andhika Pratama pemilik CBR pekgo 2009.

Saking banyaknya part aksesori pijakan kaki buat CiBieR (gbr.1) yang dibanderol Rp 450 ribuan ini, jadi mudah dicari. Cara pasangnya juga gampang dan bisa dikerjakan sendiri, kok. Lumayan, ongkos pasangnya bisa beli pulsa, hehe..

Pengen lebih tahu? Yuk, kita praktikkan di motor pria yang berbadan subur ini. Tapi sediakan perkakasnya, berupa kunci pas 10, kunci L-6 dan obeng kembang. Eit, footstep-nya juga disiapkan. Okelah kalo begitu!


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4

Bongkar! Langkah awal aplikasinya di bagian kiri motor. Karena as persnelingnya tersembunyi, maka untuk memudahkan pemasangannya dengan membuka baut fairing sebelah kiri bawah saja, alatnya pake obeng kembang (gbr.2).

“Trus, lepas baut penyambung yang ada di as persneling dan kendurkan baut pendorong gigi yang di bawah footstep asli dengan kunci pas 10,” tambahnya sambil bilang copot injakan depan tersebut dari dudukan pake kunci L-6.

Jika sudah lepas, dilanjutkan dengan pemasangan pijakan racing tadi, caranya seperti sewaktu membuka. Mulai dari pasang di dudukannya, penyambungan as persneling dan ukur jarak mainnya dengan cara diputar kiri atau kanan.

“Kalo sudah dipasang dan dicoba terasa susah saat mengoper gigi, baut besi penyambung persneling bisa diganti yang agak panjang (gbr.3),” saran pria yang duduk di kursi sebuah universitas di Jakarta sambil memegang baut 10 mm.

Sekarang bagian kanan! Perlakuannya sama seperti bagian kiri, namun bedanya sebelah kanan terdapat master rem cakram belakang. Langkah berikutnya mencopot semua pijakan kaki standar, dari dudukan footstep, stut master rem dan switch rem belakang.

Selanjutnya, pemasangan dimulai dari menyatukan pijakan racing ke rangka, tapi jangan dikencangkan dulu karena untuk mengukur ketinggian stut master rem belakang. Dan buat setel baut stut master rem cukup pake tangan (gbr.4).

Setelah itu, baru kencangkan semua baut secara perlahan agar bautnya tidak patah atau jadi dol. “Penempatan switch rem bisa ditaruh samping master remnya diikat dengan cable-ties,” tutupnya sambil ngetes pijakan racing.

Enak, tohhhh…!

Sumber : ototips.otomotifnet.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>